katalog elektronik

Katalog elektronik dapat dikatakan merupakan jawaban bagi para pengusaha maupun marketer dalam mengembangkan bisnis mereka. Terutama dalam memasarkan produk atau pun jasa mereka secara digital.

Seperti kita ketahui, di era ini, nyaris segala kebutuhan masyarakat tersedia di jejaring sosial. Akhirnya, konsumen pun cenderung memilih produk dan jasa yang mudah diakses maupun dibeli tanpa harus keluar rumah atau tempat kerja.

Tidak hanya untuk masyarakat, kebijakan tentang pengadaan barang maupun jasa melalui mekanisne e-purchasing dengan sistem katalog elektronik juga turut mendorong organisasi pemerintah pusat maupun daerah.

Khususnya untuk bertranformasi dalam memotong rantai birokrasi, memudahkan prosedur, serta mengubah mekanisme pengadaan barang dan jasa dengan tujuan agar organisasi lebih responsif, transparan, dan dapat diakses.

Pengertian Katalog Elektronik

Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 11 Tahun 2018 menyebutkan bahwa:

Katalog online atau e-katalog merupakan sistem informasi elektronik yang memuat informasi, berupa daftar, jenis, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), produk dalam negeri, produk Standar Nasional Indonesia (SNI), produk industri hijau, negara asal, harga, serta informasi lain dari berbagai penyedia barang/jasa.

Sedangkan secara umum, katalog elektronik dapat diartikan sebagai sistem informasi yang berisi tentang daftar produk maupun jasa, jenis, merek, spesifikasi teknis, harga, dan jumlah barang/jasa tersedia dan tentunya dapat diakses secara online atau digital.

Sistem ini sendiri termasuk dukungan pemerintah guna memperkecil anggaran dana e-purchasing atau pembelian dengan online shop, seperti yang tertera pada Peraturan Presiden Republik Indonesia No.4 tahun 2015.

Jika didefinisikan, e-purchasing merupakan tata cara pembelian barang/jasa melalui sistem e-katalog yang diselenggarakan dan dikembangkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Tujuan dari penyelenggaraan e-purchasing sendiri adalah agar tercipta proses pemilihan barang/jasa secara langsung melaui sistem e-katalog. Sehingga hal ini memungkinkan semua Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) dapat memilih barang/jasa terbaik secara efisien, baik dalam hal biaya maupun waktu.

Manfaat Untuk Konsumen

Bukan hanya sekadar untuk menunjukkan kemajuan teknologi. Tidak sedikit yang memilih untuk membuat katalog elektronik karena memang sistem ini memiki banyak manfaat, baik untuk perusahaan atau pun konsumen, seperti ulasan berikut. Bagi konsumen atau dalam hal ini masyarakat, beberapa manfaat akan keberadaan katalog elektronik di antaranya adalah:

Akses Mudah

Bagi konsumen, keberadaan katalog elektronik sangat menguntungkan. Terutama untuk menghemat waktu ketika menentukan dimana mereka memutuskan untuk membeli atau menggunakan barang/jasa.

Hanya perlu menggunakan satu perangkat seperti gadget, konsumen suah dapat melihat beberapa e-katalog sekaligus dari sejumlah took maupun supplier.

Lebih dari itu, kebiasaan konsumen yang cenderung sering membandingkan harga pun akan lebih mudah ketika menggunakan katalog elektronik.

Selalu Update

Katalog elektronik tidak akan kadaluarsa dan dapat direvisi kapan saja. Artinya, e-katalog akan selalu update alias selalu diperbarui, baik dalam hal foto produk, harga, maupun promo yang berlaku.

Hal ini tentu berbeda dengan katalog biasa yang dicetak pada kertas. Baik foto produk, harga, promo, maupun segala informasi yang ada di dalamnya hanya berlaku pada waktu tertentu. Selepas dari waktu yang ditentukan, informasi dalam katalog biasa menjadi tidak berguna.

Informasi Barang/Jasa Transparan

Kesalahan cetak pada katalog manual (menggunakan kertas) sering kali menjadi alasan ketika terjadi kasus, dimana harga yang tertera tidak sama setelah proses pembayaran di kasir.

Tentu saja, kasus tersebut tidak akan terjadi ketika menggunakan katalog elektronik. Mengingat informasi mengenai barang/jasa selalu update dan transparan.

Akhirnya, tidak ada lagi pihak yang akan sengaja mengubah harga serta mengambil keuntungan dengan alasan pribadi. Sebab, informasi dalam katalog elektronik yang tertera berarti telah disepakati oleh pihak penyedia barang/jasa dan dianggap sah.

Jadi, ketika ada oknum yang tidak tidak memberikan barang atau jasa sesuai dengan informasi yang tertera pada katalog elektronik, konsumen memiliki hak untuk melakukan protes atau bahkan membawanya ke ranah hukum.

Performa Pengadaan Barang/Jasa Lebih Efektif

Terutama untuk pengadaan barang/jasa, katalog elektronik akan memudahkan konsumen untuk melakukan kesepakatan harga, termin waktu pembayaran, dan hal lainnya.

Tidak hanya itu, penggunana e-katalog pun akan leih efektif Karena lebih menghemat waktu, mengingat proses pengadaan lebih cepat. Akhirnya produktivitas juga akan semakin meningkat.

Manfaat Untuk Perusahaan

Tidak hanya untuk konsumen, katalog elektronik pun akan membawa keuntungan bagi perusahaan yang menerapkannya, seperti ulasan berikut ini.

Jangkauan Pasar Lebih Luas

Dijelaskan sebelumnya, jika keberadaan katalog elektronik akan memberikan kemudahan bagi konsumen. Selanjutnya, hal ini pun memungkinkan untuk turut andil dalam menaikkan omset perusahaan.

Kita tahu, kesibuka konsumen beragam. Mereka pun dapat lebih cenderung memilih e-katalog karena akan mempersingkat waktu dalam memilih barang/jasa. Sejalan dengan hal ini, peruhaaan pun berpotensi untuk menjangkau lebih banyak pasar dan selangkah lebih maju dari pengusaha lain.

Tepat Sasaran

Ketika menggunakan katalog manual, penyebar akan memberikan kepada sembarang orang. Risikonya, sering kali kurang tepat sasaran.

Hal tersebut tentu berbeda dengan katalog elektronik. Dimana perusahaan tidak perlu membagikannya pada masyarakat, melainkan cukup memasangnya pada jejaring sosial.

Siapa pun dapat mengakses e-katalog, terlebih jika mereka memang membutuhkan informasi yang terdapat di dalamnya.

Meminimalisir Risiko Penyalahgunaan Harga

Tidak sedikit departemen maupun pegawai perusahaan yang berpotensi untuk melakukan penggelapan dana. Misalnya dengan sengaja menambahkan harga barang/jasa demi keuntungan pribadi.

Hal ini tentu akan merugikan perusahaan. Sebab, konsumen merasa kecewa akibat harga barang/jasa terlalu tinggi. Sehingga kepercayaan mereka suatu hari akan berkurang pada perusahaan.

Keberadaan katalog elektronik dalam kasus ini akan menjadi solusi. Karena harga barang/jasa lebih transparan.

E-katalog yang secara tidak langsung berfungsi sebagai dokumen sah dari perusahaan pun akan mengurangi risiko jika ada pihak yang ingin memanipulasi harga.

Lebih Efisien dan Efektif

Sejumlah katalog elektronik terkadang menyediakan fasilitas pemesanan yang tentunya akan menguntungkan perusahaan, karena tidak perlu lagi melayani konsumen. Terlebih lagi, semua barang/jasa yang dipesan konsumen terlampir dengan jelas.

Dengan tersimpannya arsip barang/jasa yang dipesan setiap konsumen, perusahaan juga dapat menunjukkannya sebagai bukti ketika suatu saat terjadi kesalahpahaman atau pun kesalahan.

Turut Mendukung Go Green

Sesuai dengan namanya, katalog elektronik tidak menggunakan kertas sebagai media untuk menampilkan segala informasi. Sebagai gantinya, sistem ini serba digital.

Seperti diketahui, dengan mengurangi penggunaan kertas, artinya perusahaan juga ikut andil dalam menjalankan salah satu program pemerintah, yaitu go-green.

Hal ini mengingat kertas terbuat dari batang pohon. Sementara itu, banyaknya pohon yang ditebang untuk membuat kertas akan meningkatkan global warming.

Jenis Katalog Elektronik

Berdasarkan isi dan siapa penerbitnya, katalog elektronik terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut jenis e-katalog yang dapat diakses.

Sesuai dengan namanya, jenis e-katalog nasional disusun dan dikelola oleh Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Katalog ini pun berlaku untuk kepentingan Indonesia secara umum.

Isi dari katalog elektronik nasional biasanya tentang pengadaan barang maupun jasa bantuan untuk fasilitas negara. Contohnya jasa operator dalam pekerjaan konstruksi buku-buku sekolah, seragam sekolah, dan masih banyak lagi.

E-Katalog Sektoral

Jenis katalog ini disusun oleh kementerian. Tidak seperti e-katalog nasional, ruang lingkupnya pun lebih kecil. Barang atau jasa yang termasuk di dalamnya adalah alat nelayan, alat pertanian, alat perkebunan, dan lainnya.

E-Katalog Daerah

Ruang lingkup katalog elektronik jenis ini lebih kecil lagi. Seperti namanya, tim penyusunnya adalah pemerintah daerah setempat yang secara langsung dibentuk oleh kepala daerah.

Adapun kriteria barang/jasa yang biasanya masuk ke dalam jenis e-katalog daerah adalah yang dapat distandar-kan, dibutuhkan oleh SKDP (Satuan Kerja Perangkat Daerah), dan sifatnya berulang. Contohnya seperti terkait pekerjaan konstruksi hingga jasa konsultasi.

E-Katalog Swasta

Jenis katalog ini dapat dikategorikan menjadi dua kelompok utama berdasarkan target perusahaan, yaitu e-katalog untuk konsumen dan untuk bisnis.

Dua kelompok tersebut mempunyai definisi yang sama, yaitu merupakan list barang atau jasa yang dibuat perusahaan atau badan usaha swasta secara digital dengan informasi barang/jasa yang mereka jual.

Kesimpulan

Pada dasarnya, yang dimaksud ekatalog elektronik atau e-katalog adalah sistem informasi yang berisi tentang daftar produk maupun jasa, jenis, merek, spesifikasi teknis, harga, dan jumlah barang/jasa tersedia dan tentunya dapat diakses secara online.

Menggunakan katalog elektronik sangat menguntungkan, baik untuk konsumen maupun perusahaan. Karena bukan hanya memudahkan dalam mencari informasi produk, khususnya untuk konsumen. Perusahaan pun dapat menggunakan waktu dan dana secara efisien.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *