Procurement Transformation

Pada tanggal 29 Agutus 2019, Mitra Mandiri Informatika & Promise –  mengadakan Executive Breakfast Meeting dengan tema Procurement Transformation, yang diadakan di hotel JS Luwansa, Jakarta.

Executive Breakfast Meeting kali ini mengangkat tema pentingnya transformasi pengadaan pada setiap perusahaan, baik dari sisi strategis, yakni merubah procurement proses anda dari model tactical buying, menjadi strategic buying, dan dari sisi transformasi digital, yakni dengan menggunakan modul-modul Promise, proses transformasi pengadaan di perusahaan akan berjalan dengan baik dan efisien.

Bapak Rahmat Noviandi, memberikan paparan mengenai Strategic Procurement

Dengan pembicara utama, yaitu Bapak Rahmat Noviandi, ST, MBA, CSCP, CPPM, selaku pakar di bidang pengadaan, logistic dan SCM, berbagi pengalaman mengenai pentingnya Procurement Transformation di perusahaan untuk mendapatkan hasil maksimal. Promise dapat memberikan layanan konsultasi kepada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan jasa konsultasi yang dapat membantu proses transformasi strategis dari sisi People, Proses dan struktur organisasi.

Para tamu Executive dari berbagai perusahaan

Acara ini dihadiri oleh para executive dari berbagai macam bidang usaha, seperti dari bidang energi, transportasi, perbankan, dan kominukasi. Lebih dari 15 perusahaan datang untuk menghadiri acara Promise Executive Breakfast Meeting, antara lain PT Bluebird Group, PT Telkom, PT Hasnur Group, PT Aetra dan yang lainnya.

Presentasi modul-modul Promise

Executive perusahaan-perusahaan disajikan mengenai modul-modul Promise, yang akan mendukung transformasi digital perusahaan mereka. Dimulai dari modul E-Catalogue, yang dapat membantu perusahan dalam mengkatagorisasi dan mendata produk-produk yang dijual oleh vendor yang terdaftar di perusahaan mereka. Adapun Modul Vendor Management yang akan memudahkan pendataan vendor yang terdaftar diperusahaan, sehingga memudahkan pengisian internal e-Catalogue agar proses pengadaan menjadi lebih efisien.

Kemudian modul Contract Management yang dapat memudahkan proses kontrak yang telah disetujui, dimulai dari proses pembuatan kontrak hingga kontrak telah selesai dilaksanakan. Semua ini dapat dipermudah pelaksanaannya dengan menggunakan modul Procurement Management. Selain itu, para executive juga dipaparkan betapa pentingnya memantau jumlah pengeluaran perusahaan yang dapat dipermudah dengan menggunakan modul Enterprise Spending Management.

Dengan dilaksanakannya acara ini , perusahaan mendapatkan informasi mengenai pentingnya Procurement Transformation didalam proses bisnis perusahaan anda, dan Promise sebagai aplikasi pengadaan di Indonesia, dapat menunjang proses pengadaan di perusahaan anda, baik dari sisi konsultasi proses pengadaan dan juga dari aplikasi digital pengadaan perusahaan anda.

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) merupakan perusahaan kereta api yang berdiri semenjak tahun 1945 dan menjadi perusahaan yang memegang sistem operasi kereta api di Indonesia secara menyeluruh.

Pada tahun 2019 PT KAI memutuskan untuk bekerja sama dengan Promise, dengan tujuan untuk meng-upgrade aplikasi sistem pengadaan elektronik atau yang sering disebut dengan e-procurement system, menjadi modul Procurement Management terbaru, dan mengimplementasikan modul Promise lainnya, serta mengimplementasikan katalog elektronik atau Promise e-catalogue, agar proses pengadaan yang terjadi di dalam PT KAI dapat berlangsung dengan transparan, efektif, efisien dan good governance, sehingga dapat tercapai organisasi yang efisien dalam menerapkan strategic procurement, baik pembelanjaan strategis ataupun operasional yang merupakan visi dan misi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Dalam rangkaian proses implementasi Promise, sebagai solusi pengadaan barang dan jasa, PT Kereta Api Indonesia (Persero), pada tanggal 24-28 Juni 2019, PT Mitra Mandiri Informatika (PT MMI)  mengadakan workshop Promise dengan tema Bisnis Proses Aplikasi E-Tender PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan tujuan  menyelaraskan bisnis proses pada modul-modul Promise yang akan diimplementasi untuk PT KAI. Modul tersebut Procurement Management, Vendor Management, dan Contract Management. Dan Promise E-Catalogue.

Dalam workshop yang dihadiri oleh 3 orang jajaran VP dan Manager dari PT KAI dan juga Tim BPS dari Promise, workshop yang dilakukan selama 5 hari di kota Bandung berjalan dengan lancar dan seksama.

Workshop dimulai dengan pembahasan Promise secara keseluruhan, mulai dari dasar penggunaan , hingga bisnis proses yang sudah ada., yang kemudian dilanjutkan dengan pembahasan bisnis proses dari modul Vendor Management, Procurement Management, Contract Management dan ditutup dengan Promise E-Catalogue, yang dibahas pada hari-hari berikutnya. Perubahan dan penyelarasan yang dilkaukan disetiap modul dibahas secara mendetail agar bisnis proses yang akan diimplementasikan oleh tim Promise sesuai dengan kebutuhan dari PT KAI. Contohnya pada modul Vendor Management, penyesuaian dengan 4 tipe yang dapat mendaftar untuk menjadi vendor di PT KAI, yang sesuai dengan kebutuhan dari perusahaan ataupun penyelarasan terhadap modul Procurement Management pada proses metode evaluasi agar menjadi 3 pilihan proses metode evaluasi.

Dengan dilaksanakannya workshop bisnis proses Promise pada PT KAI, rangkaian proses implementasi Promise E-Procurement system, kedepannya diharapkan berjalan dengan lancar dan sesuai dengen kebutuhan PT KAI, yang memiliki tujuan untuk menyelaraskan dan mempermudah seluruh proses pengadaan yang berada di dalam PT KAI secara transparan, efektif dan efisien, dan menjadikan PT KAI organisasi yang efisien dalam menerapkan strategic procurement.