Contoh Sop

Setiap badan usaha wajib untuk memiliki SOP. Baik itu perusahaan jasa, perusahaan manufaktur, perusahaan profit maupun perusahaan non-profit. SOP bagaikan penunjang dan dasar jalannya kegiatan operasional. Cek penjelasan paling lengkap tentang apa itu SOP disini ya. Anda juga bisa langsung ke bagian artikel contoh sop yang Anda mau dengan mengklik link dibawah:


KONTEN ARTIKEL CONTOH SOP INI


  1. Ketahui Dulu Manfaat SOP Sebelum Mulai
  2. Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat SOP
  3. Prosedur Dari Awal Sampai Akhir Membuat SOP
  4. Contoh SOP Sederhana Bisnis Umum
  5. Contoh SOP Sederhana Untuk Pendaftaran Pembeli Pada Platform Pengadaan Barang & Jasa
  6. Contoh SOP Lainnya Untuk Dijadikan Contoh SOP Perusahaan Anda
  7. Template Standard Operating Procedure (SOP)

KETAHUI DULU MANFAAT SOP SEBELUM MELIHAT CONTOH SOP

(back to top)


Di artikel ini kita akan membahas langkah-langkah untuk membuat SOP dari awal sampai ke contoh SOP itu sendiri yang bisa Anda lihat dan ikuti. Adapun SOP memberikan manfaat baik bagi badan usaha dan para pekerja di dalamnya, sebagai berikut:


1. Bagi perusahaan


SOP menjadi “merk” bagi perusahaan, yang akan membawa citra bagi konsumen. Sekalipun konsumen tidak mengetahui dengan jelas SOP yang disusun oleh pihak manajerial, namun hasil dari prosedur tersebut bisa dilihat dan dirasakan. Perusahaan yang berhasil menjalankan SOP-nya akan membuat nilai kepercayaan konsumen meningkat.


Alhasil apabila ada cabang baru dan produk atau jasa baru, konsumen tidak akan ragu mengunjungi dan mencoba dengan pemikiran perusahaan pasti memiliki SOP sehingga pelayanan di cabang, maupun produk atau jasa baru mereka akan memiliki kualitas yang sama dengan sebelumnya.


Selain itu, manfaat SOP bagi perusahaan selanjutnya adalah untuk membantu kelancaran kegiatan operasional. Ini memacu para pekerja untuk bekerja sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya dan menjadi kualitas kerja tersendiri. Perusahaan tidak perlu khawatir jika ada pekerja yang baru masuk, karena mereka akan menyesuaikan dengan kualitas kerja perusahaan.


2. Bagi pekerja


Manfaat SOP kerja bagi para pekerja adalah membantu untuk mengetahui apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab mereka dalam bekerja, sehingga menghindari terjadinya tumpang tindih pekerjaan.


Pekerja akan fokus pada 1 tugas dan dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik. SOP juga memberikan manfaat bagi para pekerja baru, yaitu untuk modal beradaptasi dengan cara kerja perusahaan. Sehingga mereka tidak bingung apa yang harus dilakukan dan bagaimana harus menyelesaikan tugas mereka sesuai dengan standard perusahaan.


Manfaat SOP sangat dapat dirasakan oleh perusahaan dan pekerja di dalamnya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk suatu badan usaha menyusun SOP sebelum perusahaan didirikan.


Sebaiknya dalam menyusun SOP setiap kepala departemen dilibatkan, untuk dapat mendengarkan apa yang menjadi halangan bagi mereka dalam menjalankan SOP nantinya. Pihak direktur dan HRD wajib ikut andil untuk menyusun SOP. Lakukan komunikasi 2 arah untuk mendapatakan win-win solution.


HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MULAI MEMBUAT SOP

(back to top)


Sebelum membuat SOP, ada baiknya mengetahui prinsip dari SOP. Agar nantinya SOP yang dibuat tidak melenceng dari kegunaannya, apalagi sampai tidak dilaksanakan oleh pihak-piihak yang terkait. Berikut adalah beberapa prinsip yang harus Anda ikuti:


1. Konsisten Mengeksekusi Kegiatan Sesuai SOP


Tentukan terlebih dahulu apa tujuan atau goals perusahaan saat ini. Sebab pembuatan SOP harus konsisten dengan tujuan perusahaan. Jangan melenceng dari tujuan, karena hal tersebut justru akan membuat kacau kinerja operasional nantinya. Selain itu, para pelaksana harus konsisten untuk melakukan SOP ini setiap saat, oleh setiap pekerja dan dilakukan kapan saja.


2. Komitmen Dalam Mengikuti Peraturan Pada SOP


Setiap elemen dalam perusahaan harus memiliki komitmen bersama untuk menjalankan SOP yang akan disusun nantinya. SOP sendiri juga harus berkomitmen dengan standar yang akan disusun, jangan nantinya setelah di dokumentasikan bisa di ganti tanpa sebab yang jelas.


3. Revisi SOP Secara Kontinu & Berkala


Terkadang apa yang telah direncanakan tidak selalu sesuai dengan ekspetasi saat dijalankan. Begitupula dengan SOP. Dalam penyusunan bisa jadi sudah terjadi diskusi dan telah disepakati dengan berbagai pihak yang berwenang.


Namun jika dalam pelaksanaannya ternyata ada yang menghambat kinerja departemen lain atau menghambat hasil produksi perusahaan, maka SOP dapat di revisi dan disesuaikan kembali dengan tujuan perusahan sebelumnya.


4. Mengikat Seluruh Anggota Organisasi


SOP memiliki prinsip mengikat. Maka dari itu saat menyusun SOP harus melibatkan banyak pihak untuk mendengarkan pendapat mereka, apakah dari antara kepala departemen ada yang merasa keberatan atau tidak.


Sifat mengikat ini di aplikasikan ke semua pihak dalam perusahaan tanpa terkecuali. Selama para pekerja masih ada dalam badan usaha tersebut, selama itu pula SOP mengikat mereka. Setelah menyusun SOP, ada baiknya untuk semua pihak membuat surat persetujuan mengikuti SOP sebagai tanda bukti hukum.


5. Setiap Manajerial & Eksekutor dilibatkan


Prinsip membuat SOP yang baik adalah memiliki komunikasi 2 arah, yaitu melibatkan setiap manajerial dan para pelaku SOP. Sebab bisa saja setiap dari mereka memiliki ide yang brilian untuk menyusun SOP. Keuntungan lainnya adalah, pihak manajerial akan merasa dilibatkan dan dibutuhkan oleh perusahaan, sehingga akan meningkatkan keloyalitasan dalam bekerja.


6. Setelah Disusun, Dokumentasikan Dengan Baik Beserta Perubahan-Perubahan Yang Terjadi


Setelah disusun, SOP harus di dokumentasikan dengan baik. Sebisa mungkin letakan di tempat dimana setiap pekerja dalam perusahaan dapat melihat. Jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak bekerja sesuai dengan SOP dengan dalih “tidak tahu”. SOP bisa dipasang di masing-masing ruangan setiap departemen.


Simpan dengan baik di beberapa perangkat, untuk menjaga apabila suatu saat ada revisi atau SOP hilang. Berikan SOP pada setiap pekerja yang baru masuk, dengan tujuan agar mereka mengerti prosedur kerja dalam perusahaan. Pekerja diwajibkan untuk tanda tangan persetujuan mengikuti SOP.


Begitu juga dengan perubahan pada SOP. Seringkali perubahan dilakukan pada SOP, namun ternyata langkah SOP sebelumnya lebih efektif dan efisien. Ini wajar saja terjadi, maka ada baiknya jika perubahan itu terdokumentasikan. Sehingga apabila SOP mau dikembalikan seperti semula, dengan mudah bisa dilakukan.


7. Sesuaikan Dengan Undang-Undang Yang Berlaku di Perusahaan & Negara

Selain prinsip-prinsip diatas, dalam menyusun SOP harus memperhatikan juga undang-undang perusahaan & ketenagakerjaan republik Indonesia. Jangan karena merasa memiliki perusahaan dan terlalu fokus pada tujuan perusahaan, pihak yang bertanggung jawab dalam pembuatan SOP jadi lalai.


Gunakan undang-undang tesebut sebagai dasar membuat SOP. Jika ada prosedur yang melanggar undang-undang, maka akan membuka celah bagi para pekerja untuk menuntuk perusahaan di lingkungan hukum.


Akibatnya tentu akan memberikan dampak negatif bagi nama perusahaan dan biasanya perusahaan akan membayar sejumlah denda, sebagai hukuman dari pelanggaran undang-undang ketenagakerjaan. Jika anda sudah memahami dasarnya, berikut prosedur yang harus dilakukan untuk menyusun SOP.


PROSEDUR AWAL SAMPAI AKHIR MEMBUAT SOP

(back to top)


Disini ada baiknya Anda mengikuti prosedur yang tertulis dibawah. Karena prosedur ini merupakan cara yang paling efisien dan efektif dalam pembentukan sebuah SOP baru, terutama untuk menghindari konflik pelaksanaan SOP baru tersebut.


1. Membentuk Tim Pencanangan SOP


Tidak bisa mengandalkan diri sendiri untuk membuat SOP dalam suatu perusahaan. Logikanya adalah perusahaan dijalankan tidak hanya oleh 1 orang, melainkan melibatkan beberapa orang atau beberapa departemen. Libatkan juga mereka untuk menyusun SOP supaya hasil yang di dapat tidak merugikan pihak tertentu dan dapat membuat para pekerja bekerja dengan efektif.


Hendaknya dalam 1 tim berisi pemilik perusahaan (tidak harus), wakil direktur, kepala setiap departemen (departemen pemasaran, departemen produksi, departemen logistik, departemen pembelian, dan departemen lainnya yang ada di dalam perusahaan), dan HRD (karena mengurus para pekerja).


Jika masih kesulitan, perusahaan dapat memanfaatkan jasa departemen HRD. Selain menyusun SOP, nantinya tim ini yang akan meneruskan SOP kepada anggota departemen mereka.

2. Menentukan Proses Operasional Perusahaan


Setelah tim dibentuk, seluruh anggota tim harus mengerti proses operasional perusahaan. Itulah sebabnya disarankan setiap kepala departemen untuk ikut, salah satunya agar proses kegiatan operasional perusahaan setiap departemen dapat diketahui dengan jelas.


Tim akan mengetahui kira-kira dokumen apa saja yang diperlukan, apa yang harus dilakukan untuk menghasilkan produk atau jasa yang diinginkan. Hal ini penting karena untuk dapat menyusun SOP yang efektif dan efisien bagi perusahaan.


3. Membuat Flow Chart Untuk Proses Operasional


Setelah mengetahui proses operasional perusahaan, buatlah flow chart agar mengetahui secara rinci proses-proses yang harus di lakukan setiap departemen. Berikan nama PIC untuk setiap aktivitas dalam flow chart, jadi nantinya SOP akan menunjukan siapa yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.


Flow chart berfungsi untuk menuntun para pekerja bekerja hingga barang atau jasa berhasil dijual. Selain itu, flow chart juga membantu untuk mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadi retur atau komplain dari konsumen.


Jika flow chart sudah selesai disusun, sebaiknya di review ulang bersama, agar mengetahui apakah flow chart sudah sesuai atau masih perlu diperbaiki. Jika dirasa sudah tepat dan sesuai, maka tim bisa menyusun SOP.


4. Simulasikan SOP Untuk Testing


Tim penyusun SOP wajib melakukan simulasi pada perushaan. Tujuannya untuk trial and error. Tim bisa mengetahui apakah SOP yang telah disusun sudah sesuai atau masih butuh perbaikan. Perhatikan apakah ada pihak tertentu di dalam perusahaan yang mengalami kendala atau menghambat kegiatan operasional.


5. Evaluasi dan Perbaikan SOP


Jika ditemukan kendala pada SOP ketika simulasi, maka tim wajib melakukan diskusi ulang dan mengevaluasi poin yang menjadi hambatan. Berdiskusilah apa yang kiranya membuat para eksekutor terhambat. Tim harus mencari solusi yang terbaik untuk semua pihak dan memperbaiki SOP. Setelah semua selesai, lakukan simulasi kembali hingga menemukan SOP yang mendukung kegiatan operasional perusahaan.


6. Pengesahan SOP Oleh Manajemen Perusahaan


Setelah SOP benar-benar sesuai dan dirasa tidak perlu lagi di evaluasi, maka tim harus meminta persetujuan kepada pihak berwenang. Pihak ini bisa jadi adalah direktur atau orang yang ditunjuk direktur untuk mengatur SOP.


Jika sudah diterima dan disetujui, SOP harus ditanda tangani oleh 3 pihak, yaitu pihak yang membuat, pihak yang mengkoreksi dan pimpinan tertinggi perusahaan. Tanda tangan sebagai bukti bahwa SOP benar-benar sah dan sudah siap dijalankan oleh perushaan.


7. Sosialisasi & Pengumuman SOP Baru Perusahaan


SOP yang telah mendapatkan tanda tangan dari pihak-pihak berwenang, sudah siap untuk disosialisasikan kepada semua pihak internal perusahaan. Baik dari bagian yang paling bawah hingga paling atas. Sebaiknya setiap kepala departemen mengadakan rapat untuk menyampaikan kepada anggotanya, dan mulai saat itu SOP sudah harus dijalankan.


CONTOH SOP SEDERHANA BISNIS UMUM – BISNIS BEST MASSAGE

(back to top)


Setelah mengetahui semua itu, barulah menyusun SOP sesuai dengan bidang perusahaan yang dijalankan saat ini. Disini anda akan di berikan contoh SOP pada perusahaan jasa.


Yang menjadi contoh pertama adalah contoh SOP bisnis BEST MASSAGE. Pada skenario ini, BEST MASSAGE adalah sebuah layanan jasa massage yang siap mendatangi tempat klien dimana saja dan kapan saja. BEST MASSAGE memiliki terapis yang profesional dan berpengalaman, sehingga menjamin kenyamanan klien selama proses terapi dan memijat klien.


SOP Karyawan Terapis BEST MASSAGE:


  1. Terapis wajib memberikan kabar kepada klien jam perkiraan datang di tempat klien.
  2. Terapis wajib memiliki kelengkapan peralatan massage sesuai dengan request klien.
  3. Peralatan “traditional massage” yaitu: minyak, 2 buah kain, timer, dan alat kerok
  4. Peralatan “light massage”, “head message” dan “refleksi” yaitu: minyak, 2 buah kain, dan timer
  5. Peralatan “scrub massage” yaitu: minyak, 2 buah kain, timer, dan krim scrub
  6. Terapis wajib menandatangani perjanjian kerja profesional.
  7. Terapis wajib mengucapkan salam kepada klien dengan senyum ketika klien datang.
  8. Selalu ucapkan “terima kasih, selamat beristirahat atau berkativitas kembali” setelah selesai.
  9. Info pada klien bahwa mereka dapat mengatur tekanan pijatan selama proses massage.

Jenis Service dan Price List Bisnis BEST MASSAGE:


Ada banyak jenis terapi dan pijat di dalam BEST MASSAGE. Diantaranya adalah:


Traditional Massage

Memadukan massage dengan kerokan. Cocok untuk klien yang sedang masuk angin atau sakit pada badan.

  • 90 menit (Rp. 120,000)
  • 120 Menit (Rp. 150,000)

Refleksi dan Head Massage

Memfokuskan pemijatan pada bagian telapak kaki. Berfungsi untuk mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit.

  • 30 menit (Rp. 45,000)
  • 60 menit (RP. 80,000)

Scrub Massage

Kombinasi dari light massage dengan scrub. Melancarkan peredaran darah dan membersihkan pori-pori dari kotoran debu dan polusi. Kulit akan lebih sehat dan cerah.

  • 90 menit (Rp. 130,000)
  • 120 menit (Rp. 165,000)

Light Massage

Meliputi back massage dan full body massage, menghilangkan lelah akibat aktivitas sehari-hari, serta melancarkan peredaran darah.

  • 60 menit (Rp. 75,000)
  • 90 menit (Rp. 125,000)
  • 120 menit (Rp. 145,000)

Prosedur Pekerjaan Karyawan Terapis


  1. Klien akan memesan lewat aplikasi BEST MASSAGE.
  2. Diluar jam kerja (jam 06.00 – 22.00), surat pernyataan keamanan wajib ditandatangan klien.
  3. Seluruh terapis yang berada di sekitar lokasi klien akan mendapatkan notifikasi pemesanan.
  4. Terapis yang merespon terlebih dahulu, maka klien menjadi hak terapis tersebut.
  5. Terapis menghubungi klien, boleh melalui telepon atau chat, untuk berkomunikasi.
  6. Saat bertemu dengan klien, terapis harus mengucapkan salam sesuai prosedur
  7. Jika terapis merasa dilecehkan oleh klien, segera tekan tombol bantuan pada aplikasi
  8. Terapis wajib memberikan pelayanan sesuai dengan jenis massage yang diminta
  9. Saat massage telah selesai, pastikan semua peralatan dibawa kembali
  10. Selalu gunakan seragam BEST MASSAGE selama jam kerja (09.30 – 18.00 WIB)

Itu tadi adalah SOP sederhana untuk bisnis BEST Massage. SOP tidak harus dibuat mirip seperti contoh diatas, namun disesuaikan dengan jenis perusahaan dan kegiatan operasional di dalamnya. Selalu adakan trial dan error hingga menemukan SOP yang paling tepat untuk perusahaan Pengadaan Barang & Jasa,


CONTOH SOP SEDERHANA UNTUK PENDAFTARAN PEMBELI PADA PLATFORM PENGADAAN BARANG & JASA – BISNIS PT. BIRO PENGADAAN JAYA

(back to top)


Pada contoh SOP kali ini, kami menggunakan sebuah perusahaan fiktif yang bergerak pada bidang pengadaan barang & jasa online, yaitu PT. BIRO PENGADAAN JAYA (BPJ). Perusahaan ini adalah perusahaan pengadaan barang untuk perusahaan lain yang membuka tender di platform online marketplace pengadaan barang & jasa. Contoh SOP dibawah adalah contoh SOP untuk perusahaan baru yang ingin membuka tender secara online. Mari disimak.


Definisi Pihak-Pihak Yang Terkait Pada SOP PT. BIRO PENGADAAN JAYA (BPJ)


  1. PT. BIRO PENGADAAN JAYA (BPJ) untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.
  2. Paraperusahaan yang akan melakukan proses registrasi dan menjadi buyer atau pembeli pada platform milik Pihak Pertama, yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Kedua.
  3. Perusahaan-perusahaan yang terdaftar sebagai vendor, supplier, distributor, pada platform milik Pihak Pertama, yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Ketiga. Semua Pihak Ketiga pada platform BPJ adalah vendor yang telah memiliki portfolio penyediaan barang & jasa dengan track record sempurna.

SOP Pendaftaran Buyer di Platform BPJ Untuk Korporat


  1. Pihak Kedua membuka www.ptbpj.com dan mulai registrasi perusahaan.
  2. Klik tombol daftar perusahaan pada beranda website BPJ, Pihak Kedua untuk memasukkan email perusahaan & buat password baru.
  3. Pihak Kedua dimohon untuk menyiapkan dokumen-dokumen legal yang diperlukan oleh BPJ, meliputi: NPWP perusahaan, SKDP, TDP, SIUP & SPPKP.
  4. Pihak Kedua wajib upload soft copy dokumen-dokumen tersebut pada dashboard perusahaan Anda di www.ptbpj.com/perusahaanterdaftar/username-perusahaan-anda
  5. Pihak Kedua wajib melengkapi data perusahaan meliputi pada dashboard website BPJ, meliputi: alamat lengkap operasional kantor, nomor telepon kantor, contact person perusahaan Anda, email contact person, & nomor handphone contact person.
  6. Pihak Pertama akan melakukan validasi perusahaan, dengan melakukan diskusi singkat mengenai kebutuhan pengadaan barang & jasa untuk perusahaan Pihak Kedua dengan contact person / penanggung jawab yang telah Anda input pada dashboard website BPJ. Proses ini kurang lebih akan memakan waktu 1-2 hari kerja.
  7. Setelah Pihak Pertama selesai proses validasi, Pihak Kedua sudah bisa membuka halaman “daftar barang & jasa” yang ada pada dashboard perusahaan Anda di website BPJ. Perusahaan Anda bisa mulai membuka tender di depan ribuan vendor Pihak Ketiga diseluruh Indonesia.

SOP Procurement Sebagai Buyer di Platform BPJ Untuk Korporat


  1. Pihak Kedua dapat mengklik tombol “open tender” pada dashboard perusahaan untuk melakukan proses segera membuka penawaran harga untuk barang dan jasa tertentu. Apabila memilih open tender, silakan lanjutkan langsung ke nomor 6.
  2. Pihak Kedua dapat mengklik tombol “browse vendors” untuk melihat ratusan ribu barang dan jasa yang disediakan oleh Pihak Ketiga di dalam platform, tanpa harus membuka penawaran harga.
  3. Setelah mengklik “browse vendors”, Pihak Kedua akan melihat list kategori barang & jasa yang tersedia pada platform BPJ. Pihak kedua dapat memilih salah satu kategori yang relevan dengan kebutuhan, untuk melihat list barang & jasa yang tersedia pada kategori tersebut. List barang & jasa dapat difilter sesuai dengan harga, kecocokan, rating terbaik, & lokasi Pihak Ketiga.
  4. Apabila barang / jasa yang cocok sudah ditemukan, selanjutnya Pihak Kedua dapat mengkontak Pihak Ketiga melalui direct message untuk menjelaskan keperluan & melakukan negosiasi.
  5. Setelah negosiasi selesai, Pihak Kedua dapat membeli barang secara langsung melalui katalog default / custom yang dimiliki oleh Pihak Ketiga. Pembayaran dapat dilakukan secara online dengan aman, terdapat pencatatan dan tracking pembayaran pada platform BPJ. Dana dapat ditransfer melalui bank lokal kepada akun bank Pihak Pertama selaku penengah transaksi. Silakan lanjut ke nomor 10.
  6. Untuk menggunakan sistem open tender, Pihak Kedua diwajibkan untuk membuat penjelasan pada kolom essay sebanyak maksimal 5.000 kata, dapat disertai dengan dokumen-dokumen pendukung yang membantu Pihak Ketiga untuk mengerti kebutuhan Pihak Kedua.
  7. Pihak Kedua akan menerima penawaran barang & jasa oleh puluhan sampai ratusan Pihak Ketiga, dimana Pihak Kedua dapat memilih sesuai kriteria performa perusahaan, lokasi perusahaan, barang & jasa yang sesuai dengan kebutuhan.
  8. Apabila barang / jasa yang cocok sudah ditemukan, selanjutnya Pihak Kedua dapat mengkontak Pihak Ketiga melalui direct message untuk menjelaskan keperluan & melakukan negosiasi.
  9. Setelah negosiasi selesai, Pihak Kedua dapat membeli barang secara langsung melalui katalog default / custom yang dimiliki oleh Pihak Ketiga. Pembayaran dapat dilakukan secara online dengan aman, terdapat pencatatan dan tracking pembayaran pada platform BPJ. Dana dapat ditransfer melalui bank lokal kepada akun bank Pihak Pertama selaku penengah transaksi.
  10. Setelah Pihak Ketiga menyelesaikan pengadaan barang & jasa yang sesuai dengan permintaan Pihak Kedua, Pihak Kedua diwajibkan untuk melakukan konfirmasi secara online dengan Pihak Pertama dengan menekan tombol “selesaikan pengadaan barang & jasa“di bagian kanan dashboard, sesuai nomor invoice tertera. (Batas waktu Konfirmasi adalah 3 hari kerja setelah Pihak Ketiga mengklaim bahwa pengadaan barang & jasa telah selesai. Diluar dari periode tersebut, Pihak Pertama akan melakukan pengusutan kepada kedua belah Pihak.)
  11. Adanya kesalahan / fraud / force majeur pada pengadaan barang & jasa, akan berdampak kepada tertahannya dana yang disimpan oleh Pihak Pertama. Dana tidak akan dikirim atau dikembalikan kepada kedua belah Pihak, sampai proses mediasi selesai.
  12. Pihak Pertama akan meneruskan dana kepada Pihak Ketiga, dengan memotong pembayaran sebanyak 10% dari jumlah yang dibayarkan oleh Pihak Kedua (Diluar PPN) sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada platform pengadaan BPJ setelah kedua belah Pihak mengkonfirmasi bahwa proses pengadaan telah selesai.

SOP diatas merupakan SOP singkat untuk para perusahaan yang ingin membeli barang / jasa pada platform milik PT. BPJ. Sekiranya bisa dijadikan contoh apabila perusahaan Anda adalah perusahaan yang bergerak pada bidang pengadaan.


CONTOH SOP LAINNYA UNTUK DIJADIKAN REFERENSI PERUSAHAAN ANDA

(back to top)


Disini juga kami sediakan beberapa contoh SOP dari perusahaan yang tidak fiktif, alias perusahaan yang benar-benar nyata. Dimana Anda dapat membuka & menggunakan contoh SOP pada link yang telah tersedia, untuk dijadikan contoh SOP perusahaan Anda.


  1. https://www.iso.org/files/live/sites/isoorg/files/about%20ISO/working_with_iso/docs/Procurement_Procedures.pdf
  2. http://buk.ub.ac.id/wp-content/uploads/2015/07/16.-SOP-Pengadaan-Barang-dan-Jasa.pdf
  3. https://www.themimu.info/sites/themimu.info/files/assessment_file_attachments/160121_sop_procurement_3mdg_v2.pdf
  4. http://www.oas.org/juridico/PDFs/mesicic5_blz_resp_annex31.pdf
  5. http://www.hepco.co.jp/english/procurement/chart.html
  6. https://www.icc-cpi.int/NR/rdonlyres/47013F54-B8D0-4FAB-B5A2-245126860A88/281225/Procurement_SOP_ENG.pdf

TEMPLATE STANDARD OPERATING PROCEDURE

(back to top)

Nah, kalau sudah melihat contoh-contohnya, sekarang Anda bisa langsung membuat SOP Anda sendiri. Disini juga tersedia beberapa template SOP yang bisa Anda gunakan untuk membuat SOP dari awal. Semoga bermanfaat ya, salam!


  1. https://images.template.net/wp-content/uploads/2017/01/05105116/Standard-Operating-Procedure-Template-For-Accounting.zip
  2. https://images.template.net/wp-content/uploads/2017/01/05105007/Sample-Standard-Operating-Procedure-Template.zip
  3. https://images.template.net/wp-content/uploads/2017/01/05104747/Basic-Standard-Operating-Procedure-Template.zip
  4. https://images.template.net/wp-content/uploads/2017/01/05104544/Administrative-Standard-Operating-Procedure-Template.zip
  5. https://images.template.net/wp-content/uploads/2017/01/05105212/Financial-Standard-Operating-Procedure-Template.zip

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *